Clericó

Clericó

Sangria anggur putih Argentina. Sempurna untuk pertemuan musim panas.

2 jamArgentinaMudahwine-glassPunch

Bahan

Instruksi

  1. 1Potong buah menjadi kubus dan masukkan ke dalam teko.
  2. 2Tambahkan gula dan anggur.
  3. 3Tambahkan jus jeruk dan aduk.
  4. 4Dinginkan setidaknya 2 jam.

Hiasan

Buah segar

Cerita

Clericó adalah jawaban Argentina untuk sangria Spanyol, lahir dari budaya anggur yang dibanggakan negara ini tetapi disesuaikan untuk musim panas yang menyengat di Belahan Bumi Selatan. Sementara Spanyol lebih menyukai anggur merah dalam sangria mereka, orang Argentina memilih putih atau rosé, menciptakan punch yang lebih ringan dan menyegarkan yang sempurna untuk perayaan Desember hingga Februari. Nama ini memiliki asal Eropa—mungkin dari 'pendeta' atau terkait dengan resep punch pendeta yang dibawa oleh imigran Spanyol—tetapi minuman ini sekarang sepenuhnya Argentina. Rasanya adalah kesegaran musim panas murni: anggur putih dingin yang renyah yang diresapi dengan manisnya buah-buahan segar musiman, dicerahkan oleh jus jeruk, dan diciumi dengan cukup gula untuk melembutkan ujung-ujungnya. Setiap tegukan memberikan keasaman anggur yang seimbang dengan gula buah, membuatnya berbahaya mudah diminum di sore hari yang panas. Buah-buahan yang direndam di bagian bawah menjadi camilan beralkohol untuk diambil dan dinikmati. Clericó adalah minuman khas untuk pertemuan musim panas Argentina—perayaan Natal dan Tahun Baru, asado (barbekyu), pesta kolam renang, dan kumpul-kumpul sore yang santai. Ini menarik bagi pecinta anggur, mereka yang merasa anggur murni terlalu intens, dan siapa saja yang mencari punch komunal untuk dibagikan dengan teman dan keluarga. Tips Pro: Gunakan Torrontés Argentina yang ringan dan renyah atau Chardonnay putih kering—tidak ada yang terlalu oak. Potong buah kecil-kecil agar rasa lebih keluar dan pilih varietas musiman untuk hasil terbaik: persik, apel, stroberi, jeruk. Biarkan meresap setidaknya dua jam (semalam lebih baik) di lemari es. Tambahkan es tepat sebelum disajikan untuk menghindari pengenceran, dan selalu sajikan buah bersama dengan cairannya—itu setengah keseruannya.